WhatsApp tidak jadi diblokir di Indonesia

Tenang! WhatsApp Tidak Jadi Diblokir Kominfo

Masyarakat yang khawatir oleh kabar “Kominfo Blokir WhatsApp” bisa bernafas lega. Pasalnya, WhatsApp telah resmi terdaftar di sistem Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) per hari ini, Rabu (20/7/2022). Melalui pantauan di laman pse.kominfo.go.id, layanan pesan singkat WhatsApp muncul di menu Daftar PSE Asing. Otomatis, WhatsApp tidak jadi diblokir Kominfo karena telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Didaftarkan Bersama Facebook dan Instagram

WhatsApp, Facebook, dan Instagram merupakan layanan digital milik Meta (sebelumya dikenal sebagai Facebook Inc.). Sama seperti dua saudaranya, WhatsApp didaftarkan ke PSE Asing Kominfo oleh Facebook Singapore Pte. Ltd. Ketiganya juga terdaftar dalam bentuk web dan aplikasi. Masyarakat Indonesia pun tidak perlu khawatir kehilangan akses pada tiga platform populer tersebut.

Kebijakan Pemblokiran PSE di Indonesia

Seperti kabar sebelumnya, batas akhir pendaftaran PSE mengacu pada Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 3 tahun 2022 tentang Tanggal Efektif Pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat pada 14 Juni 2022.

Selain itu, rencana pemblokiran terhadap PSE Lingkup Privat didasari dua peraturan, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP 71/2019). Kedua, Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat (Permen Kominfo 5/2020).

Dalam PP 71/2019, PSE Lingkup Privat dan PSE Lingkup Publik wajib mendaftarkan layanannya ke Kominfo. Sedangkan PSE Lingkup Privat, diatur kembali dalam Permen Kominfo 5/2020 yang menyebutkan pendaftaran PSE Lingkup Privat dilakukan lewat mekanisme Online Single Submission (OSS).

WhatsApp, Facebook, dan Instagram termasuk dalam PSE Lingkup Privat sehingga untuk mendapatkan izin mengoperasikan layanannya di Indonesia, mereka wajib mendaftar ke Kominfo.

Sanksi Bagi PSE yang Belum Mendaftar

Apabila PSE Lingkup Privat belum mendaftar hingga batas akhir, akan mendapatkan sanksi administratif. Sanksi administratif berupa pemutusan akses atau pemblokiran terhadap layanan elektronik/digital miliknya.

Pemberian sanksi administratif berupa pemblokiran akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan otoritas atau kementerian lain. Setelah itu, Kominfo akan berkoordinasi dengan PSE yang belum terdaftar untuk mengetahui alasannya. Apabila jawaban PSE dianggap tidak cukup, Kominfo akan langsung melakukan pemblokiran.

Dengan melihat mekanisme tersebut, PSE Lingkup Privat yang belum mendaftar hingga 20 Juli 2022 kemungkinan besar tidak akan langsung diblokir. Jika dikenakan pemblokiran, PSE Lingkup Privat masih bisa mengajukan pembukaan akses dengan melaksanakan kewajiban sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia.

Share artikel ini dan ikuti media sosial Planet Gadget untuk mendapatkan informasi, tips, dan promo gadget terbaru.

Bagikan item ini:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.